Rabu, 21 Agustus 2013

KEINDAHAN ITU BERNAMA MIRACLE


“Kak Violin… kenapa semua ini terjadi sama kakak… Apa laki-laki itu tidak sadar,,kakak sudah cukup menderita dengan semuanya..kakak mengapa mendapatkan perlakuan tidak adil seperti ini kak????”
Tapi tak ku dengar satu katapun terucap dari bibir kakak ku.. dia hanya diam..dan diam..dengan airmatanya.. Aku pun hanya bisa memeluknya dan mengusap airmatanya…
“Kak Violin..aku sayang kakak… kakak cepat sembuh ya kak…”
Kak Violin.. orang yang ku kenal begitu ceria..sekarang terbaring sedih karena harus menderita infeksi vaginitis.. Aku tahu penyakit ini masih bisa disembuhkan,,dengan berbagai macam terapi..tetapi apa semua terpi..semua obat yang dikonsumsinya bisa menyembuhkan luka hatinya karena pria itu.. Yaaa..pria itu..aku sangat begitu benci padanya… bagaimana tidak???dia sudah memperalat kakakku dengan semua rayuan palsunya..airmata palsunya yang mudah menyentuh hati kakakku.. Pria itu tahu titik kelemahan kakakku.. Dia menjerat kakakku sampai kakakku pun sukar untuk lepas dari jeratan yang dia buat.. Bagiku..dia hanyalah seorang pria jahat yang pura-pura baik di hadapan kakakku..
“Kak Violin.. kakak makan dulu ya kak..minum obat.biar cepat sembuh..”ujarku
Sambil kusuapi kakakku makan…ku beranikan bertanya padanya…
“Kak..apa kakak sudah memberitahu pria itu tentang penyakit yang kakak derita ini???”
Dia hanya menjawab dengan gelengan kepala..
“Kak.. kenapa kak??pria itu harus tahu kak.. biar dia tahu sudah betapa jahatnya dia sama kakak.. kakak jangan terus-terusan mengalah demi kebahagiaan dia. Dia harus tahu kak..sebenarnya yang terjadinya sama kakak.. “
“Jangan dek.. biar saja dia seperti itu..biar saja dia bahagia dengan anak istrinya..”
“Nggak kak..kakak nggak boleh terus mengalah seperti ini.. kakak ingat..kakak ini sudah diperlakukan seperti wanita murahan…”
“Kak..maafkan aku kak..aku nggak bermaksud menyakiti hati kakak.. tapi kak..aku mau menyadarkan kakak..dia itu jahat kak..dia itu jahat.. Kakak ingat..kakak suh diperlakukan kasar sama dia.. kakak ditampar..kakak dicekik.. kakak dilecehkan scr seksual…sampai akhirnya kakak harus menderita penyakit ini.. kakak pernah juga khan hampir di…
“Cukup…cukup dek..”
“Apa kak???apa yang cukup???Kakak  nggak bisa nolak kenyataan kalo sebenarnya dia itu PENJAHAT. Mungkin bagi saudaranya..bagi istrinya..dia orang baik.. tapi TIDAK bagiku kak.. Dia tetap PENJAHAT yang sudah mempermainkan kakak..dengan nafsunya…dengan semua airmata palsunya.. Kakak sadar itu khan???Kakak sadar????”
Lagi lagi..tidak ada jawaban dari kakakku…hanya airmata dan isak tangisnya yang terdengar.. Tak tahan,,ku tinggalkan kakakku sendirian… Dalam hati,,ku berkata “Maaf kak,,maaf,,aku hanya tak ingin kakak lebih menderita lagi karena pria itu kak..sudah cukup kak.sudah cukup pengorbanan kakak.. dia nggak berhak kak dapatkan semua cinta tulus dan pengorbanan kakak…dia nggak pantas kak.. jangan lagi kakak mau percaya dengan semua ucap rindunya…ucap cinta sok tulusnya.. jangan kak.. jangan..”
Terhanyut dalam kesedihan..hingga tak kusadari kakakku telah berada di belakangku,,memelukku..dan berkata..
“Dek..makasih ya..kakak sadar,,adek mungkin benar..dia hanyalah seorang penjahat yang berpura-pura baik sama kakak.. Tapi semua ini sepenuhnya bukan salah dia dek..kakak juga salah…sudah terlalu mencintainya..sehingga kakak begitu sangat ingin dia bahagia..bagimanapun caranya..termasuk menjadi simpanan dia..walau kakak tahu..dia sudah punya istri… Dan ternyata kakak sadar sekarang,,dia tidak pernah menghargai pengorbanan kakak.. ketika kakak diperlakukan secara kasar,,kakak hanya diam dan percaya bahwa dia melkukan itu karena dia memang sangat cemburu..kakak begitu percaya bahwa dia sangat mencintai kakak.. Tapi kakak salah,,dia tidak pernah menikahi kakak.. Hffftttt…semua kejadian demi kejadian itu menyadarkan kakak.. Kakak salah menilai dan mencintai dia..”
“Kakak….” Ku peluk erat kakakku…
“Kak.. kakak masih berhak mendapatkan keadilan… Kalo kakak mau..kakak bisa laporkan semua kelakuan kasar pria itu ke pihak berwajib.. Biar pria itu kena batunya… Biar dia tahu..dan keluarganya tahu..dia itu manusia jahat.. Kebenaran akan menang kak,, Kakak berhak dapatkan keadilan dari semuanya itu.. Kita berada di lingkungan Negara hukum kak..jadi kakak jangan takut laporan kakak akan diabaikan..Kakak mau???”
“Nggak dek…biar saja semuanya berjalan seperti ini.. Tuhan nggak mengajarkan kita untuk membenci dek.. Kakak nggak munafik..kakak marah..kakak kecewa..kakak benci sama dia saat kakak didiagnosa penyakit ini… Tapi kakak mau mengalami pemulihan dek.. Kakak mau belajar mengampuni dia.. Tiada yang lebih indah ketika kita belajar untuk mengasihi orang yang sudah jahatin kita.. Karena bagaimanapun juga100% bukan kesalahan dia…ada keterlibatan kakak disitu.. Jadi kakak nggak berhak menghakimi dia.. Semua ini mengajarkan kakak..untuk tidak main-main lagi dengan komitmen kakak sama Tuhan.. Dan kakak mau serahkan semua ini padaNYA.. Tuhan itu Hakim yang adil dek.. Jadi kakak percaya..keadilan itu pasti kakak dapatkan.. pada waktuNYA yang tepat..dengan caraNYA  yang tepat juga..”
“Amin kak..” dalam hatiku berdoa : “Tuhan..bri kekuatan pada kakakku..aku tahu..dia sangat sakit..bukan tubuhnya saja.. tetapi batinnya.. Trimakasih Tuhan..jika sekarang kakak sudah sadar..dan berkomitmen untuk belajar mengampuni.. Biarlah setiap harinya..ia mengalami pemulihan bersamaMU Bapa.. sampai pada suatu saat nanti.. Ada keindahan bagi hidupnya.. dan keindahan itu bernama “miracle”.. Amin.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar